Bupati Muda Akui Keberadaan BKPRMI Bantu Program 'Kepung Bakul' Bangun Generasi

Senin, 02 November 2020 | Kepung Bakul

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi eksistensi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Hal itupun disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Kubu Raya, di Kantor Bupati Kubu Raya, pada Sabtu 31 Oktober 2020.

Sebagai lembaga pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda remaja masjid, Muda menyebut BKPRMI sebagai aset penting daerah. 

Dan ia juga menilai kiprah para pemuda remaja masjid tampak jelas dalam jejak pembangunan daerah. “Sudah tidak terbantahkan. Sangat-sangat luar biasa apabila aset ini benar-benar diperkuat jangkarnya,"

"Sekarang pemerintah kabupaten berusaha menggerakkan semua elemen termasuk organisasi. Kita memandang itu semua sebagai aset,” kata Muda Mahendrawan. 

Muda memandang keberadaan BKPRMI sangat strategis, khususnya dalam upaya bersama elemen-elemen lainnya dalam mengatasi berbagai dinamika persoalan di masyarakat.

Adanya BKPRMI pun menurut dia, sangat membantu pemerintah daerah dalam ikut "Kepung Bakul" untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi dilingkungan.

“BKPRMI sangat membahagiakan dan melegakan. Karena ini salah satu yang bisa ikut mengepung bakul bagaimana agar tidak terjadi pembiaran terhadap bermacam hal.

Mulai dari narkoba yang kini mengepung kampung, penyakit-penyakit masyarakat, dan hal-hal lainnya yang mengganggu produktivitas masyarakat,” terangnya.

Ia menegaskan pemerintah kabupaten komit berada di garis depan pemberdayaan masyarakat. Namun pada saat yang sama dirinya juga mengajak seluruh elemen untuk ikut serta mencegah pembiaran.

Sebab keberhasilan pembangunan daerah hanya akan terwujud dengan sinergi semua pihak.“Kekuatan remaja masjid itu sangat dahsyat apabila bisa dimaksimalkan.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan visi bahagia dan religius benar-benar mengajak untuk mengepung supaya tidak banyak pembiaran yang berakibat banyaknya persoalan," "Sehingga bisa menimbulkan kecemasan, keresahan, dan ketidaktenangan di setiap rumah tangga,” tuturnya.

Dia menyatakan pelantikan pengurus DPD BKPRMI Kubu Raya bukan sekadar formalitas. BKPRMI dituntut untuk dapat menjadikan masjid sebagai tempat yang multifungsi.

Bahkan menjadi perekat bagi semua masyarakat dan rumah tangga. “Bagaimana menjadikan itu perekat yang tidak hanya rutinitas ritual tapi juga untuk tempat pemberdayaan. Salah satu misi adalah memperkuat rumah tangga dan pemberdayaan perempuan,"

"Mengapa? Karena pikiran sederhana untuk menjaga rumah tangga agar terjaga dengan kehidupan layaknya,” terangnya. Muda menjelaskan tolak ukur keberhasilan BKPRMI adalah nilai kemanfaatan. Yakni sejauh mana BKPRMI berkontribusi bagi kemajuan umat dan generasi.

Termasuk memberikan kebahagiaan kepada masyarakat. Kesuksesan, kata Muda adalah ketika banyak orang yang dapat disukseskan. “Banyak perspektif yang salah mengartikan kebahagiaan. Bahagia itu sejatinya adalah membahagiakan orang banyak.

Ukurannya adalah seberapa banyak bisa membahagiakan orang dan terutama generasi," "Orang sukses juga sama, seberapa banyak dia sudah menyukseskan orang banyak. Tanggung jawab kita ini bagaimana menghilangkan pembiaran-pembiaran yang terjadi,” ajaknya. 

Sumber Berita klik disini