DAFTAR PRAKERJA Gelombang 9 Cara Pendaftaran Pra Kerja Gelombamg 9 & Pengumuman Prakerja Gelombang 8

Selasa, 15 September 2020 12:12 WIB | Nasional

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sudahkah Anda membuat akun pendaftaran Program Prakerja?

Pemerintah memberikan pelatihan secara online dengan sasaran 5,6 juta penduduk untuk meningkatkan skil dengan program Kartu Pra Kerja.

Hingga hari ini Selasa (15/9/2020) setidaknya sudah 8 gelombang Kartu Prakerja dibuka dalam perekrutannya.

Maka setelah pembukaan Prakerja gelombang 8 dan diumumkan hasilnya maka dilanjutkan dengan pembukaan Prakerja gelombang 9.

Pendaftaran Prakerja gelombang 8 resmi ditutup hari ini, Senin (14/9/2020).

Melihat pengalaman tahap-tahap sebelumnya pihak penyelenggara akan mengumumkan hasil seleksi Prakerja setelah empat hari penutupan pendaftaran.

Bagi Anda yang belum menjadi peserta program Kartu Prakerja, tak perlu khawatir.

Sebab masih ada kuota untuk 1 jutaan pada gelombang-gelombang selanjutnya.

Head of Communication Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menjelaskan, jumlah kuota peserta yang diterima pada gelombang 7 kali sebanyak 800.000 orang.

Pada gelombang 8 ini juga diterima sebanyak 800 ribu orang. 

Semoga Anda beruntung dan menjadi peserta yang lolos dari 800 ribu orang tersebut.

Targer penerimaan peserta pelatihan Kartu Prakerja 5,6 juta.

Sehingga total seluruh kuota peserta yang akan diterima setelah pengumuman gelombang 8 ini sebanyak 1 juta orang. 

Kuota 1 juta orang tersebut akan dibuka kembali gelombang perekrutan 9 dan 10.

"Diharapkan begitu, kalau bisa konsisten 800.000 per gelombang," jelas dia.

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan hingga akhir tahun bakal ada 5,6 juta orang yang menjadi peserta dan mendapatkan insentif dari program Kartu Prakerja.

Untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan program, pemerintah pun mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 triliun.

Rinciannya sebesar Rp 5,6 triliun untuk biaya pelatihan, insentif sebesar Rp 13,45 triliun, dana survei Rp 840 miliar, PMO Rp 100 juta.

Peserta program Kartu Prakerja akan mendapat bantuan dari pemerintah senilai Rp 3,55 juta.

Bantuan tersebut terdiri dari biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta yang tidak bisa dicairkan (hanya untuk biaya pelatihan), insentif penuntasan pelatihan Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, dan insentif survei kebekerjaan Rp 150.000.

Besaran Bantuan Pemerintah

Diberitakan sebelumnya, ada sejumlah program bantuan pemerintah selama pandemi.

Di antaranya yaitu Kartu Prakerja, bantuan UMKM, Bantuan Subsidi gaji/Upah (BSU), dan Bantuan Sosial Tunai ( BST ). 

Peserta program Prakerja bisa mendapatkan biaya pelatihan dan insentif dengan total Rp 3,5 juta.

Rinciannya biaya pelatihan Rp 1 juta, insentif Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan, dan insentif survei kebekerjaan Rp 150.000 (tiga kali survei).

Sementara itu, penerima bantuan UMKM bisa mendapatkan Rp 2,4 juta.

Kemudian para karyawan swasta dan pegawai honorer yang bergaji di bawah Rp 5 juta dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan juga mendapatkan bantuan dari pemerintah totalnya sebesar Rp 2,4 juta.

Selanjutnya, masyarakat terdampak Covid-19 bisa mendapatkan bantuan sebesar Rp 500.000 lewat BST tambahan dari Kemensos.

Syarat Pendaftar Kartu Prakerja

Dikutip dari prakerja.go.id, Kartu Prakerja diberikan kepada para pencari kerja dengan rincian sebagai berikut: 

1. Pekerja/buruh yang terkena PHK 

2. Pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Untuk merespons dampak dari pandemi COVID-19, Program Kartu Prakerja untuk sementara waktu akan diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang dirumahkan maupun pelaku usaha mikro dan kecilyang terdampak penghidupannya.

Syarat utama yang wajib dipenuhi oleh pendaftar Kartu Prakerja

1. WNI 

2. Minimal berusia 18 tahun 

3. Sedang tidak menempuh pendidikan formal 

Tata Cara Pendaftaran KartuTata Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 9 dan 10 

1. Membuat akun Prakerja 

- Masuk ke situs www.prakerja.go.id atau https://dashboard.prakerja.go.id/masuk 

- Pilih menu Daftar Sekarang.

2. Mendaftar Kartu Prakerja 

- Login akun Prakerja dengan memasukkan email dan password yang telah dibuat

- Pada bagian verifikasi KTP, isi NIK, nomor KK dan tanggal lahir kamu sesuai yang tertera di         KTP, lalu klik 'Berikutnya' 

- Lengkapi data diri kamu dan unggah foto KTP kamu 

- Masukkan nomor handphone lalu klik 'Kirim' 

- Masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke nomor handphone kamu, lalu klik 'Verifikasi' 

- Isi Pernyataan Pendaftar 

- Setelah selesai, klik 'Oke' 

3. Ikuti tes 

Langkah berikutnya, ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar dengan klik 'Mulai Tes Sekarang'. 

Setelah mengikuti tes, hasil tes akan dievaluasi

Pendaftar diimbau untuk menunggu sekitar lima menit. 

Selanjutnya, pilih gelombang yang pendaftar inginkan dan disesuaikan dengan domisili pendaftar, lalu klik 'Gabung'. 

Kemudian, konfirmasi gelombang yang diikuti. 

Selanjutnya, pendaftar akan menerima notifikasi apakah lolos atau tidak melalui SMS setelah penutupan gelombang.

Jika belum lolos, pendaftar bisa ikut ke gelombang berikutnya yang dapat dipilih kembali di dashboard akun pendaftar.

Manfaat Kartu Prakerja 

1. Pelatihan

Anda dapat mengikuti pelatihan dan bayar menggunakan kartu prakerja baik online maupun offline.

2. Sertifikat Pelatihan 

Mendapat sertifikat pelatihan yang diakui baik pelatihan yang online ataupun offline. 

3. Insentif 

Setiap peserta akan mendapat bantuan sebesar Rp 3.550.000,00.

Insentif tersebut meliputi biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca pelatihan Rp 600.000,00 per bulan selama empat bulan.

Kemudian, insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000,00. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul DAFTAR PRAKERJA Gelombang 9 Cara Pendaftaran Pra Kerja Gelombamg 9 & Pengumuman Prakerja Gelombang 8, https://pontianak.tribunnews.com/2020/09/15/daftar-prakerja-gelombang-9-cara-pendaftran-pra-kerja-gelombamg-9-pengumuman-prakerja-gelombang-8?page=4. Editor: Syahroni