Perkumpulan Pemuda Kubu Raya Bagi 300 Masker dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid di Pasar Kakap

Minggu, 27 September 2020 03:32 WIB | Kuburaya

Perkumpulan Pemuda Kubu Raya ( PPKR ) menggelar aksi pembagian masker dan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Kubu Raya Nomor 64 Tentang Protokol kesehatan di kawasan Pasar Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (26/09/2020).

Aksi yang diikuti sejumlah pemuda Kubu Raya ini membagikan sebanyak 300 masker dan brosur yang bertuliskan tentang Peraturan Bupati Kubu Raya tentang Protokol Kesehatan.

Ketua Umum Perkumpulan Pemuda Kubu Raya ( PPKR), Maryadi mengatakan kegiatan ini dilakukan atas dasar kepedulian anak muda terhadap pencegahan penyebaran virus Covid-19 atau yang dikenal Corona.

Di tengah kondisi yang tak pasti kapan pandemi Covid-19 ini berakhir dan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran, maka masker merupakan hal yang wajib untuk digunakan masyarakat pada saat ini.

Karena masker merupakan alat pelindung diri untuk masyarakat.

"Kami juga mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan Pemkab kubu raya terutama tagline Maskerku Pakaianku yang digaungkan oleh Bapak Bupati. Mesti kita dukung penuh ajakan untuk menjadikan masker sebagai pakaian yang wajib digunakan," kata Maryadi.

Selain itu, pembagian masker gratis ini merupakan aksi kepedulian dan langkah preventif terhadap penyebaran virus Corona di Kabupaten Kubu Raya.

"Pembagian secara gratis kepada saudara-saudara kita khusunya pedagang kaki pasar di Sungai Kakap dan pengguna jalan raya. Mereka ini notabene sangat intens bersentuhan dengan banyak orang, baik dalam transaksi jual beli maupun interaksi sosial sehari-harinya,” timpal Maryadi.

Selain itu, imbuh Maryadi, pemuda yang tergabung dalam perkumpulan pemuda kubu raya (PPKR) harus menjadi pelopor kebaikan untuk menebar sesuatu yang positif.

"Energi positif harus kita tampilkan dalam mengedukasi masyarakat. Jangan sampai kita dalam mengedukasi menampilkan kepanikan kepada masyarakat yang akan menganggu imunitas masyarakat. Di tengah pandemi ini imunitas masyarakat harus tetap dijaga," terangnya.

Menurut dia, edukasi bersifat humanis harus dikedepankan, karena pada prinsip kemanusiaan adalah hal yang paling utama.

"Meminjam istilah Cicero, filsuf berkebangsaan Italia, Salus populi suprema lex esto, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi bagi suatu negara," tandasnya.

Editor: Rizky Prabowo Rahino

Sumber: https://www.google.co.id/amp/s/pontianak.tribunnews.com/amp/2020/09/27/perkumpulan-pemuda-kubu-raya-bagi-300-masker-dan-sosialisasi-protokol-kesehatan-covid-di-pasar-kakap